I. Pendahuluan
Pertumbuhan ekonomi di beberapa daerah didukung oleh sumber daya
alam dan sumber daya manusia yang potenisal dalam memberikan kontribusi terbaik
pada pembangunan ekonomi di daerah tersebut. Sejalan dengan berkembanganya ilmu
pengetahuan, pertumbuhan ekonomi semakin meningkat dengan di tandai adanya
pembangunan industri yang terus mendukung peningkatan ekonomi secara
signifikan.
Industri yang terus berkembang saat ini adalah industri pariwisata
yang hampir seluruh negara menjadikan industri ini sebagai andalan utama dalam
peningkatan ekonomi. Aktifitas dari mobilisasi seseorang untuk mengunjungi
suatu tempat yang menarik membuat beberapa negara menciptakan sebuah trend untuk
menarik jumlah kunjungan ke negeranya tersebut.
Oleh karena itu, untuk memahami lebih mendalam tentang industri
pariwisata yang saat ini terus berkembang, berikut penulis uraikan pengertian
mendasar tentang Pariwisata, Wisata dan Wisatawan untuk memberikan pemahaman
kepada kita semua.
II. Pengertian Pariwisata, Wisata dan Wisatawan
1. Pariwisata
Pariwisata telah
dutulisakan dalam undang undang pariwisata no 10 tahun 2009 yang menyatakan
bahwa "Pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata dan didukung
berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha,
Pemerintah, dan Pemerintah Daerah”. Sementara itu, menurut (Ismayanti, 2010) Pariwisata adalah sebuah kegiatan yang melibatkan banyak orang yang
bertujuan menghidupakan ekonomi dalam berbagai bidang usaha.
2. Wisata
Pada prinsipnya, wisata merupakan kegiatan atau aktifitas yang memberikan nilai kesenangan pada individu atau pun kelompok. Yoeti, (1985) dalam Helpiastuti, (2018) mengemukakan bahwa konsep wisata konsisten pada tiga hal yakni sesatu yang dapat di lihat (something to see), sesuatu yang dapat di lakukan (something to do), serta sesuatu yang dapat di beli (something to buy). Kemudian, Isdarmanto, (2017) dalam bukunya yang berjudul Dasar dasar Kepariwisataan dan Pengelolaan Destinasi Pariwisata yang merujuk pada WTO (World Tourism Organization) menjabarkan bahwa wisata terdiri dari kegiatan perjalanan yang dilakukan dengan sukarela yang bersifat sementara dan tidak untuk tujuan mencari pendapatan (nafkah).
3. Wisatawan
Secara umum, wisatawan adalah seseorang atau pun kelompok yang melakukan suatu perjalanan dari daerah asal (origin) ke daerah tujuan (destination). Undang-undang Pariwisata No. 10 Tahun 2009 menyebutkan bahwa wisatawan adalah orang yang melakukan wisata. Sementara itu, United Nation World Tourism Organization (UNWTO) mejabarkan pengertian wisatawan secara internasional yakni setiap orang yang mengunjungi suatu negara di luar tempat tinggalnya, didorong oleh satu atau beberapa keperluan tanpa bermaksud memperoleh penghasilan di tempat yang dikunjungi dan lamanya kunjungan tersebut tidak lebih dari 12 (dua belas) bulan. Definisi ini mencakup dua kategori yaitu:
a. Tourists
Setiap pengunjung seperti definisi di atas yang tinggal paling sedikit dua puluh empat jam, akan tetapi tidak lebih dari dua belas (12) bulan di tempat yang dikunjungi dengan maksud kunjungan antara lain : berlibur, rekreasi dan olahraga bisnis, mengunjungi teman dan keluarga, misi, menghadiri pertemuan, konferensi, kunjungan dengan alasan kesehatan, belajar, dan keagamaan.
b. Excursionist
Setiap pengunjung seperti definisi di atas yang tinggal kurang dari dua puluh empat jam di tempat yang dikunjungi (termasuk cruise passenger yaitu setiap pengunjung yang tiba di suatu negara dengan kapal atau kereta api, dimana mereka tidak menginap di akomodasi yang tersedia di negara tersebut).
III. Kesimpulan
Setelah membaca
dan memahami jabaran mengenai pengertian umum dari Pariwisata, Wisata dan
Wisatawan, dapat disimpulkan bahwa ketiga elemen tersebut memiliki hubungan
yang kuat. Hal tersebut disebabkan bahwa pariwisata merupakan serangkaian
kegiatan yang didalamnya terdapat rekreasi/wisata kemudian wisatawan merupakan
pelaku atau orang yang melakukan aktifitas tersebut.
Referensi:
Helpiastuti, S. B. (2018). Pengembangan Destinasi Pariwisata
Kreatif Melalui Pasar Lumpur (Analisis
Wacana Grand Opening “Pasar Lumpur” Kawasan Wisata Lumpur, Kecamatan Ledokombo,
Kabupaten Jember). Journal of Tourism and Creativity, 2(1), 13. https://jurnal.unej.ac.id/index.php/tourismjournal/article/view/13837
Isdarmanto. (2017). Dasar-Dasar Kepariwisataan dan
Pengelolaan Destinasi Pariwisata.
Ismayanti. (2010). PENGANTAR ILMU PARIWISATA. In Pengantar
Pariwisata.
https://sarolangunkab.bps.go.id/subject/16/pariwisata.html
Komentar
Posting Komentar