Langsung ke konten utama

MEDIA KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU, BAHAN AJAR

 MEDIA KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU





Media komunikasi pemasaran diartikan sebagai sesuatu yang dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap citra suatu perusahaan. Media komunikasi dalam pemasaran memberikan berbagai keuntungan yang tentu saja dapat meningkatkan profit dari perusahaan tersebut.


Sejak dahulu seseorang menggunakan media untuk melakukan pemasaran dari produk mereka baik media panca indra dan media pendukung lainnya. Hal tersebut tidak lain untuk menghasilkan keuntungan (profit).

Perkembangan Media Komunikasi



Namun, seiring perkembangan zaman hingga masuk ke Tahun 2000an para pelaku usaha memanfaatkan media komunikasi pemasaran sebagai penghasil citra diri. Menurut Morissan (2015) pemasaran terpadu sebagai upaya kegiatan pemasaran serta promosi perusahaan guna menghasilkan citra (image) yang bersifat satu dan konsisten bagi pelanggan.

Definisi Komunikasi Pemasaran, Morisson (2015)



Artinya bahwa ketika sebuah perusahaan melakukan sesbuah usaha promosi dan memasarkan produknya tidak terlepas dari keinginan untuk menghasilkan sebuah citra (image).

Media Komunikasi Pemasaran Terpadu, Veta Lidya Delimah (2021)



Dengan banyaknya media yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan, terkadang memberikan pilihan tersendiri untuk mereka menentukan media yang mana yang efektif dalam meningkatkan citra diri. Oleh sebab itu, perlu untuk dilakukan penyesuaian tersendiri pada pilihan yang kita akan gunakan.

Bahan diskusi :

1. Jelsakan menurut Anda, hal apa yang menjadi tolak ukur suatu citra perushaan (image)
2. Bagaimana Anda menyikapi persoalan periklanan yang tidak diperlukan oleh konsumen
3. Apakah menurut Anda Media Sosial lebih efektif sebagai Media pemasaran daripada yang lainnya.

Silahkan di jawab di kolom komentar.
 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ISTILAH HSS dan PSS SERTA BLACKOUT DATE DALAM PERHOTELAN

Gambar oleh  ming dai  dari  Pixabay   Dalam dunia perhotelan, kita mengenal istilah low season, high season dan peak season. Lalu apa sih itu ? Low season adalah musim dimana traffic kunjungan wisata terlihat normal atau cenderung sepi. High season adalah musim dimana traffic kunjungan wisata naik dan ramai. Peak season adalah musim dimana traffic kunjungan wisata membludak dan over demand ( kelebihan permintaan ). Lalu apa apa itu surcharge ? Surcharge adalah tambahan biaya.

BAGAIMANA CARA MELAKUKAN TEKNIK KEPEMANDUAN WISATA

 TEKNIK KEPEMANDUAN WISATA UNTUK PRAMUWISATA PEMULA Kamar Bung Karno di Museum Asi Mbojo, Bima Ketika anda baru saja akan memulai karir sebagai seorang pramuwisata atau pemandu wisata baik itu lokal maupun nasional Anda terlebih dahulu harus mengenal apa dan bagaimana melakukan Teknik Kepemanduan Wisata yang tentunya sesuai dengan standar dan tren perjalanan wisata saat ini. Praktik Kepemanduan Wisata biasaya dilakukan oleh seorang pramuwisata, tour guide ataupun lembaga pendidikan yang fokus pada peningkatan skill kompetensi dalam bidang kepemanduan wisata. Berikut ini ada beberapa tips ataupun teknik dasar dalam pemanduan wisata yang disusun berdasarkan hasil wawancara, pengamatan dan pengalaman dari penulis.

Kumpulan Materi Mata Kuliah Pengantar Pariwisata & Hospitality

  Materi Mata Kuliah Pengantar Pariwisata & Hospitality  Desa Wisata Sekawan Sejati, Lombok Barat Mata Kuliah Pengantar Pariwisata & Hospitality menjadi Mata Kuliah Dasar dalam pendidikan tinggi vokasi di Indonesia. Dengan mengetahui secara mendasar mengenai Pariwisata & Hospitality mahasiswa diharapkan mampu menerapkan ilmu yang telah diketahui untuk kemajuan pariwisata di Indonesia. Dengan hal itu, maka Power Point Mata Kuliah tersebut dilampirkan pada link berikut ini untuk memudahkan Anda dalam mempelajari Mata Kuliah Pariwisata & Hospitality: Materi Pertemuan  Klik disini  Materi Pertemuan Kedua  Klik disini Materi Pertemuan Ketiga  Klik disini Materi Pertemuan Keempat  Klik disini Materi Pertemuan Kelima  Klik disini Kisi-kisi UTS Semester Ganjil 2022 Mata Kuliah Pengantar Pariwisata & Hospitality Klik disini