Langsung ke konten utama

MENGENAL ISTILAH TOUR BERDASARKAN PENYELENGGARA

Gambar oleh Pete Linforth dari Pixabay 


1. Private Trip

Perjalanan wisata yang dilakukan secara private atau tidak digabung dengan peserta lain dan biasanya produk tournya bisa disesuaikan dengan keinginan client.

Produk tour yang bisa menyesuaikan dengan keinginan client juga disebut dengan taylor made.

Perjalanan wisata ini biasanya dilakukan oleh pihak Travel Agent untuk konseumen mereka.

2. Open Trip

Ada 2 konsep dalam istilah open trip ini.

Konsep pertama adalah produk wisata yang dilakukan oleh tour operator di wilayah mereka.

Dalam hal ini, jadwal dan aktifitas program sudah disesuaikan oleh pihak tour operator, jadi client tidak bisa merubah jadwal dan program yang sudah tersaji.

Contoh : open trip Labuan Bajo dan open trip Derawan dan biasanya jadwal setiap Jumat - Minggu.


Konsep kedua adalah produk wisata yang dilakukan oleh tour planner.

Dalam hal ini, biasanya jadwal dan rute bisa menyesuaikan atau bisa disepakati bersama oleh peserta, namun ada juga yang sudah ditetapkan oleh pihak tour planner nya.

Biasanya tour planner akan mencarikan jadwal yang bertepatan dengan musim liburan atau ketika ada event dalam kunjungan ke daerah wisata tersebut.

Open trip biasanya dilakukan karena memiliki keunggulan di harga.

Harga open trip cenderung lebih murah dibanding perjalanan kita lakukan seorang diri.

3. Sharing Cost

Ini adalah konsep yang biasanya dilakukan oleh sesama travelers gan.

Sharing cost biasanya dilakukan untuk mendapatkan harga yang lebih murah dan mencari pertemanan.

Untuk tujuan perjalanan biasanya dilakukan melalui kesepakatan bersama.

Konsep ini bagai membeli kucing dalam karung sih menurut saya.

Jika teman perjalanan kita memang suka travelers dan nyaman, maka kita akan mendapatkan moment yang cukup memuaskan.

Namun jika sebaliknya ? 

Silahkan di isi sendiri ya pengalaman berwisata dengan orang yang membosankan atau menyebalkan.

4. SIC

Kepanjangan dari SIC adalah Seat In Coach.

Konsep ini biasanya dilakukan pada tujuan tour luar negeri, dimana peserta akan digabung oleh peserta lain.

SIC ini biasanya dilakukan oleh konsorsium travel agent atau travel agent mandiri yang sudah memiliki akses dan networking di daerah wisata tujuan.

Tujuan dari SIC ini tentunya juga memberikan harga yang lebih murah dengan kualitas tour yang tetap terjamin.

5. Study Tour

Study tour biasanya adalah program reguler yang dilakukan pihak sekolah ( biasanya bekerjasama dengan travel agent ) untuk murid murid nya.

Study tour biasanya dilakukan secara overland dengan destinasi wisata kunjungan keluar daerah.

Tujuan dari wisata ini adalah untuk mendapatkan pengalaman, wawasan dan ilmu oengetahuan bagi murid murid sekolah yang tidak didapat didalam mata pelajaran sekolah mereka.

Sumber dari : 

https://www.facebook.com/groups/1117524158310108/?hoisted_section_header_type=recently_seen&multi_permalinks=5316121318450350

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ISTILAH HSS dan PSS SERTA BLACKOUT DATE DALAM PERHOTELAN

Gambar oleh  ming dai  dari  Pixabay   Dalam dunia perhotelan, kita mengenal istilah low season, high season dan peak season. Lalu apa sih itu ? Low season adalah musim dimana traffic kunjungan wisata terlihat normal atau cenderung sepi. High season adalah musim dimana traffic kunjungan wisata naik dan ramai. Peak season adalah musim dimana traffic kunjungan wisata membludak dan over demand ( kelebihan permintaan ). Lalu apa apa itu surcharge ? Surcharge adalah tambahan biaya.

BAGAIMANA CARA MELAKUKAN TEKNIK KEPEMANDUAN WISATA

 TEKNIK KEPEMANDUAN WISATA UNTUK PRAMUWISATA PEMULA Kamar Bung Karno di Museum Asi Mbojo, Bima Ketika anda baru saja akan memulai karir sebagai seorang pramuwisata atau pemandu wisata baik itu lokal maupun nasional Anda terlebih dahulu harus mengenal apa dan bagaimana melakukan Teknik Kepemanduan Wisata yang tentunya sesuai dengan standar dan tren perjalanan wisata saat ini. Praktik Kepemanduan Wisata biasaya dilakukan oleh seorang pramuwisata, tour guide ataupun lembaga pendidikan yang fokus pada peningkatan skill kompetensi dalam bidang kepemanduan wisata. Berikut ini ada beberapa tips ataupun teknik dasar dalam pemanduan wisata yang disusun berdasarkan hasil wawancara, pengamatan dan pengalaman dari penulis.

Kumpulan Materi Mata Kuliah Pengantar Pariwisata & Hospitality

  Materi Mata Kuliah Pengantar Pariwisata & Hospitality  Desa Wisata Sekawan Sejati, Lombok Barat Mata Kuliah Pengantar Pariwisata & Hospitality menjadi Mata Kuliah Dasar dalam pendidikan tinggi vokasi di Indonesia. Dengan mengetahui secara mendasar mengenai Pariwisata & Hospitality mahasiswa diharapkan mampu menerapkan ilmu yang telah diketahui untuk kemajuan pariwisata di Indonesia. Dengan hal itu, maka Power Point Mata Kuliah tersebut dilampirkan pada link berikut ini untuk memudahkan Anda dalam mempelajari Mata Kuliah Pariwisata & Hospitality: Materi Pertemuan  Klik disini  Materi Pertemuan Kedua  Klik disini Materi Pertemuan Ketiga  Klik disini Materi Pertemuan Keempat  Klik disini Materi Pertemuan Kelima  Klik disini Kisi-kisi UTS Semester Ganjil 2022 Mata Kuliah Pengantar Pariwisata & Hospitality Klik disini